Synopsis

Madre diadaptasi dari novelet best-seller karya Dewi “Dee” Lestari.
Madre mengisahkan bagaimana sejarah seseorang berubah dalam sehari karena sebuah kunci tua. Tansen (Vino G. Bastian, Aktor Terbaik FFI 2008) menerima warisan sebuah amplop berisi kunci tua dari kakek yang tak dikenalnya. Ia diharuskan menemui Pak Hadi (Didi Petet, aktor senior penerima banyak penghargaan) yang mulai menyibak rahasia masa lalu keluarganya, dan menunjukkan warisan yang diterima Tansen: sebuah toples berisi adonan biang roti bernama Madre. Madre berasal dari bahasa Spanyol yang berarti ‘ibu’. Almarhum Sang Kakek menginginkan Tansen menghidupkan kembali toko roti yang telah bangkrut itu.

Tansen seorang surfer yang memilih hidup bebas tanpa jeratan rutinitas. Ia terobsesi untuk mencari ombak tertinggi untuk ditaklukan. Ia membagi pengalamannya itu dalam blog-nya yang berjudul Sang Pencari Ombak.

Karena hasratnya mencari kebebasan, Tansen tidak berminat pada toko roti itu. Tapi ketika ia menuliskannya dalam blog, Meilan (Laura Basuki, Aktris Terbaik FFI 2010), yang selama ini diam-diam pembaca blog yang setia tertarik untuk membeli Madre dengan harga tinggi. Meilan, pemilik toko roti modern Fairy Bread, memiliki teka-teki masa lalu terkait dengan adonan biang roti.

Hubungan Tansen dan Meilan berubah menjadi hubungan yang istimewa. Tapi, di persimpangan, Tansen yang memuja ombak, kebebasan, dan penyendiri harus memutuskan, karena ia jatuh hati. Apakah ia akan menerima Madre dan lingkaran kehidupan yang mengelilinginya? Sedang Mei pun memiliki hambatan besar dalam hidupnya.

Akankah kisah mereka menjadi seperti dalam lirik original soundtrack “Jodoh Pasti Bertemu” yang dinyanyikan Afghan?

Sebuah film komedi romantik yang inspiratif dan segar karya Benni Setiawan (Sutradara Terbaik FFI 2010).